Banjir di Tangerang, Anies Baswedan yang Diserang

Situasi News | Banjir bisa terjadi di mana saja. Namun, hebohnya bisa luar biasa jika terjadi di Jakarta. Kerap dikaitkan dengan kecakapan pemimpin ibu kota. Ujung-ujungnya menjadi bahasan politis. Tak jarang juga menjadi bahan untuk menghasut. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentu menjadi sasaran empuk.

Redaksi menemukan hasutan terkait dengan banjir di sekitar Jakarta. Hasutan itu diunggah akun Facebook Tiwit Jeme Kite di grup Facebook Sahabat JOKOWI seluruh INDONESIA.

Dalam narasinya, akun itu menulis: “Mana Anis anus baswedan? Loe bilang klo loe gak setuju Ahok bikin gorong gorong ke arah yang di maksud Ahok. Loe liat Jakarta saat ini nies. Bikin pompa penyedot mau di tuang ke laut manaa? Sok sok jago loe gubernur bamboo tu liat.” Begitu hasutan yang diunggah pada 14 November 2018.

Narasi itu dilengkapi beberapa gambar. Masing-masing memperlihatkan situasi jalan raya yang tergenang air hujan. Lalu, mobil yang terendam banjir di sebuah lahan parkir perkantoran. Beberapa foto juga diambil dari gedung tinggi saat hujan. Ketika tulisan ini dibuat, unggahan tersebut sudah dibagikan sebanyak 311 kali. Ada juga 289 komentar dari netizen.

Posting-an dari Timit Jeme Kite itu memantik beragam reaksi netizen. Mereka yang tak cerdas menyaring informasi terlihat begitu mudahnya termakan hoax. Salah satunya pemilik akun Sri Kencanawati Galiran.

“Udah berapa banyak kali banjir, banjir kok terus, 2 bulan kemarin teman ku ada yang merantau ke Jakarta. Dia sakit menggigil dan meninggal cerita nya sih karena kosnya kebanjiran terserang penyakit, tahu penyakit apa,” katanya di kolom komentar. “Anis hebat sehebat raja hutan. Orang korupsi aja kalah sama anis. Saking hebatnya warga Jakarta semua punya kolam renang tanpa pajak. Mantap pak anis merdeka.” Begitu komentar pemilik akun Facebook April Lia.

Dari penelusuran redaksi, narasi yang disebarkan akun Timit Jeme Kite ke grup Facebook itu termasuk disinformasi. Gambar mobil yang terendam di pelataran parkir serta foto jalan raya tersebut bukan kejadian di DKI Jakarta.

Dikutip dari portal berita liputan6.com, lokasi dalam foto tersebut berada di sebuah jalan raya di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang. Berita banjir di kawasan elite itu juga dikabarkan beberapa media mainstream lain. Misalnya, VIVA.co.id dan Jakarta.tribunnews.com.

Hujan deras itu terjadi pada 13 November 2018. Akibatnya, ruas jalan tergenang air hujan hingga mencapai ketinggian 50 sentimeter. Hingga pesan ini ditulis, hoax tersebut masih terus menyebar di media sosial.

FAKTA

Banjir yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan mobil terendam itu terjadi pada 13 November 2018. Lokasinya bukan di DKI Jakarta. Melainkan di Tangerang, Banten.

 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *