Bendera Tauhid di Rumah HRS Berubah Jadi Bendera ISIS, Pihak Keamanan Saudi Selidiki Pelaku

Situasi News | Kabar penangkapan Imam Besar FPI Habib Rizieq shihab menyita perhatian publik. Simpang siur berita ini menjadi semakin panas dengan berbagai spakulasi berbeda.

Pihak Kedutaan RI untuk Kerajaan Arab Saudi telah mengecek langsung kabar mengenai penangkapan HRS.

Dikabarkan, setelah adanya insiden pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat (Jabar), kediaman HRS selalu dipasang bendera tauhid sebagai simbol dukungan terhadap bendera tauhid.

Namun, Jubir FPI, Munarman mencurigai CCTV rumah HRS yang dipasang dicuri orang, sehingga tak diketahui pihak atau oknum yang mengganti bendera tauhid menjadi bendera ISIS.

Info terbaru dari Kota Suci Mekkah, Habib Rizieq meminta keamanan Saudi untuk menyelidiki pemasang Bendera di dinding luar rumah nya dan penyebar foto beliau saat berhadapan dengan aparat keamanan Saudi.

Pihak Keamanan Saudi sendiri dikabarkan marah besar saat mendengar laporan dari Habib Rizieq bahwa ada orang yang membidik beliau bersama aparat keamanan Saudi dengan kamera jarak jauh dan fotonya diviralkan ke Indonesia.

Pihak Keamanan Saudi akan menggeledah gedung yang dicurigai sebagai tempat pengambilan foto dan akan mengejar pelakunya.

Habib Rizieq sendiri sempat dimintai keterangan tentang siapa orang yang paling dicurigai oleh beiau sebagai pelaku fitnah tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat pelaku adalah ‘Intelijen Busuk Dari Indonesia’

Pihak Keamanan Saudi meminta bantuan Habib Rizieq untuk melaporkan juga nama-nama intelijen Indonesia yang beliau ketahui melakukan ‘operasi intelijen’ terhadap dirinya di wilayah Hukum Arab Saudi.

Pihak Keamanan Saudi sangat serius dan fokus menanggapi laporan Habib Rizieq, karena operasi intelijen asing di wilayah hukum Saudi merupakan pelanggaran hukum serius. Pelakunya bisa dihukum pancung.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *