Gelar Aksi Hari Tani, BEM SI: Indonesia Belum Berdaulat

Situasi News | Tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional. Hal ini disambut oleh ribuan massa dari Aliansi BEM SI Wilayah Jabodetabek dan Banten dalam Aksi Tugu Tani sebagai bentuk kritikan bahwa pertanian Indonesia belum berdaulat.

Aksi tersebut dimulai dari pukul 13.30 WIB dengan nyanyian lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan, kemudian dilanjutkan orasi beberapa Presiden Mahasiswa masing-masing kampus. Aksi yang mengusung tagar #PertanianTakBerdaulat ini, dilakukan dengan long march dari Gedung Kementerian Perdagangan sampai Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan. Rencana audiensi yang diminta kepada kedua kementerian tersebut pun diterima dalam jangka waktu satu minggu dari hari aksi.

 

Gelar Aksi Hari Tani, BEM SI: Indonesia Belum Berdaulat (Foto: Rakha Ramadhana/situasinews)

 

Kemudian massa aksi memberikan produk pertanian Indonesia seperti ubi kepada masyarakat sebagai bentuk pencerdasan agar masyarakat mencintai dan membeli produk-produk hasil pertanian dalam negeri.

Titik aksi yang terakhir, yaitu Istana Merdeka, pun turut digeruduk oleh mahasiswa. Yang akhirnya membuahkan hasil penyerahan kajian tani mahasiswa serta pertemuan yang akan diusahakan kehadiran Presiden dan Wakil Presiden RI untuk berdialog dengan mahasiswa pada 29 Oktober 2018, yang mana hari tersebut bertepatan dengan momentum 90 tahun Sumpah Pemuda.

Aksi pun selesai dan ditutup dengan pernyataan sikap dari Koordinator Isu Pertanian, Qudsi selaku Presiden Mahasiswa IPB serta deklarasi undangan aksi nasional pada tanggal 29 Oktober 2018 dari Koordinator Pusat BEM SI, Fauzul selaku Presiden Mahasiswa Unila dan sumpah mahasiswa dari Wildan, Koordinator Wilayah BEM se-Jabodetabek dan Banten. (wh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *