HRS ‘Serang Balik’, Pelaku Fitnah Ketakutan dengan 3 Pasal Ini

Situasi News | Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) disebutkan melakukan serangan balik dengan melaporkan pihak yang melontarkan fitnah kepada dirinya.

Pihak pelaku fitnah diduga merasa ketakutan karena bisa terjerat 3 pasal dengan hukuman yang terbilang berat bahkan bisa menjadi sebab hilangnya kehidupan.

“Habib Rizieq bukan saja melaporkan dgn UU pencemaran nama baik, tapi juga UU ITE Saudi dgn ancaman 15 tahun penjara dan denda 2 juta Real setara dg 8 Milyar Rupiah, bahkan juga dgn UU Spionase dg ancaman hukuman Pancung.” cuit akun twitter @IB_HRS, Rabu (7/11/18).

‘Serangan Balik’ HRS

HRS langsung melaporkan pihak yang diduga melontarkan fitnah kepada dirinya dengan memasang bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang disalahgunakan ISIS sebagai benderanya. Pelaporan HRS dilakukan sesuai jalur hukum dan mendapatkan pendampingan dari KJRI Jeddah.

HRS juga melaporkan penggunaan foto jarak jauh yang memperlihatkan dirinya sedang berurusan dengan pihak kepolisian yang kemudian diframing bahwa HRS sedang ditangkap oleh otoritas Arab Saudi. Padahal, foto tersebut terjadi di belakang rumah HRS dalam suasana dialog cair.

Menanggapi laporan HRS, kepolisian Arab Saudi lekas menurunkan reserse untuk melakukan olah TKP. Polisi Arab Saudi juga menggeledah gedung yang diduga sebagai tempat untuk mengambil gambar jarak jauh.

Menanggapi adanya fitnah yang dialamatkan kepada HRS, Ustadz Haikal Hassan menyeru kepada siapa pun pelakunya untuk segera bertaubat karena tindakan kejahatan, apalagi kepada ulama bisa berakibat kualat.

 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *