Ini Alasan Mengapa Dahnil Anzar Coba Disingkirkan

Oleh:
Hadiwijaya

 

Saya tidak pernah secara sungguh-sungguh mengikuti pemikiran Dahnil Anzar Simanjutak. Karena selama ini saya memandang Dahnil masih “bau kencur”.

Namun pada tanggal 16 November 2018, sambil olah raga pagi saya sempat menyaksikan diskusi di TV One yang menghadirkan Dahnil dan Lukman Edi yang membahas tentang seringnya Prabowo Sandi meminta maaf.

Dalam diskusi tersebut saya baru mulai melihat bagaimana kemampuan logika dan argumentasi Dahnil, yang menurut saya keren. Mungkin sekarang ini ia adalah salah satu yang terbaik dari tokoh-tokoh politik yang ada. Seorang Lukman Edy politisi yang lebih senior dan mantan seorang menteri pula, jadi terlihat beda kelas dengan Dahnil.

Sikapnya yang kalem serta pemilihan kalimat yang santun, namun diksi-diksinya efektif dan tajam, menjadi sesuatu yang langka saat ini. Ia nampak sangat matang dibalik usianya yang masih relatif muda. Tidak salah menurut saya Prabowo dan Sandi menggandeng Dahnil menjadi juru kampanyenya. Dahnil dapat menjadi benteng yang kuat secara komunikasi untuk menghadapi serangan-serangan musuh politik.

Karenanya keberadaan Dahnil ini tentu cukup menyulitkan bagi lawan politik Prabowo Sandi. Menjadi dapat dimaklumi jika Dahnil harus dipinggirkan agar serangan-serangan bisa efektif mengenai sasaran. Wajar saja jika sebagian masyarakat berpikir bahwa kasus kemah bersama yang muncul dan dikaitkan dengan Dahnil ini sebagai “akal-akalan” saja.

Kita lihat bagaimana Dahnil merespon tuduhan korupsi Kemah Bersama yang dikembangkan saat ini. Sangat elegan, berkelas. Ibarat sepakbola, yang awalnya ia di serang dan tertekan, dengan beberapa konferensi pers kondisi menjadi berbalik.

Dengan munculnya kasus Kemah Bersama ini dalam hati saya bersyukur, karena masyarakat diperkenalkan dengan salah satu calon pemimpin masa depannya. Karena pemimpin hebat dihadirkan oleh tekanan dan masalah, bukan dengan kelapangan dan kemudahan. Selamat datang Dahnil, jaga selalu integritas!

 

* Silahkan share tanpa izin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *