Motor Gesits dirancang di zaman SBY, diperkenalkan 2016 dan mulai ramai jelang Pilpres

Situasi News | Inovasi teknologi berupa sepeda motor listrik yang dinamai GESITS ini merupakan contoh produk hilirisasi dari aktifitas riset dan pengembangan yang selama ini dilakukan di Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI-SKO) ITS. Nama GESITS yang dipilih untuk sepeda motor listrik ini adalah singkatan dari Garansindo Electric Scooter Institut Teknologi Sepuluh Nopember. GESITS merupakan hasil kerjasama industri-universitas, yakni antara Garansindo Inter Global dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang dimulai sejak 10 Juni 2015. Dimana dalam kerjasama tersebut, ITS dan Garansindo bertekad untuk dapat memproduksi sepeda motor listrik nasional.

Setelah melalui rangkaian pengembangan sejak tahun 2015 lalu, motor listrik GESITS yang diciptakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini telah selesai diproduksi dan diperkenalkan kepada publik tahun 2016 silam, namun mulai ramai diberitakan sekarang ini berdekatan dengan tahun pemilihan presiden 2019.

Semenjak tahun 2012 saat zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tim peneliti dan mahasiswa di PUI-SKO ITS telah membuat rancangan prototipe kendaraan listrik baik untuk perkotaan, pedesaan, ataupun untuk transportasi massal. Prototipe kendaraan masa depan yang hemat energi ataupun bertenaga matahari juga berhasil dibuat, bahkan telah meraih prestasi di tingkat Asia maupun Dunia.

Pengembangan dan penguasaan teknologi juga dilakukan pada beberapa bagian penting dari sistem kendaraan listrik, mulai dari unit penggerak, controller, display, sampai dengan charging station, yang kesemuanya itu telah didaftarkan pula hak patennya.

Foto: Gesits

Dikutip dari laman ITS, Sepeda motor listrik GESITS ini memiliki spesifikasi power unit berupa motor listrik 5 kW dengan kecepatan kendaraan hingga 100 km/jam, ini setara dengan sepeda motor bensin 110 cc. Selain itu, GESITS juga memiliki sejumlah keunggulan, yakni berupa display yang berbasis smartphone dan isi ulang baterai yang praktis. Dimana untuk display speedometer dan kapasitas baterai nantinya akan terhubung ke smartphone melalui koneksi bluetooth. Sementara untuk isi ulang baterai menggunakan sistem penukaran secara plug and play, sehingga dapat dilakukan dengan praktis seperti mengisi ulang air minum galon ataupun gas LPG.

Di banyak negara maju, saat ini kendaraan listrik telah berubah menjadi sebuah trend teknologi baru. Dimana popularitas kendaraan listrik terus meningkat dikarenakan lebih hemat energi serta ramah lingkungan dibanding kendaraan berbahan bakar minyak. Oleh karena itu, hadirnya produk inovasi seperti GESITS ini merupakan sebuah terobosan teknologi yang dapat mensejajarkan posisi negara Indonesia dengan negara lain dalam hal penguasaan teknologi kendaraan listrik. Lebih dari itu, GESITS juga dapat menjadi trigger bagi laju pengembangan teknologi di Indonesia agar semakin kencang (gesit) guna mendukung kemandirian bangsa di bidang energi dan transportasi.

Satu tanggapan untuk “Motor Gesits dirancang di zaman SBY, diperkenalkan 2016 dan mulai ramai jelang Pilpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *