Said Didu: Implementasi Tol Laut Saat ini Hanyalah Mengecat Kapal dengan Tulisan “TOL LAUT”

Situasi News | Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu kembali mengingatkan Pemerintahan Joko Widodo terkait program-program yang menjadi andalan di awal kampanye 2014.

Said Didu menyorot Satgas Pangan, BPIP, Revolusi Mental, dan Tol Laut. Soal tol laut, Said Didu menilai bahwa saat ini implementasi tol laut hanyalah mengecet kapal dengan tulisan “Tol Laut”.

Said Didu pun menantang pihak lain untuk mengungkapkan fakta yang berbeda soal tol laut itu. “Awalnya saya pikir Tol Laut adalah konsepsi besar yang sangat mendasar, tapi sampai saat ini implementasi yang saya lihat hanyalah mengecet kapal dengan tulisan TOL LAUT. Mungkin ada yang bisa bantu fakta lain yang berbeda,” tantang Said Didu di akun Twitter @saididu.

Fakta yang sama diungkapkan politisi PAN Mustofa Nahrawardaya. “Saya gak juga habis pikir. Kek gitu kok disebut tol laut,” tegas anggota Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah itu di akun @AkunTofa.

Sebelumnya, ekonom Faisal Basri menilai, program tol laut yang digagas Pemerintahan Jokowi masih gagal, karena tidak terbukti menurunkan biaya logistik. Selain itu, saat ini angkutan barang masih terpusat di jalur darat.

“Yang mempersatukan pulau-pulau itu kan laut, ngomongnya tol laut segala macam tapi enggak ada efeknya ke logistic cost tetap paling tinggi, 24 persen dari PDB,” kata Faisal pada sebuah diskusi di Le Meridien, Jakarta (22/11/2018).

Menurut Faisal Basri, kegagalan tol laut disebabkan belum mampunya program tersebut memikat perusahaan logistik yang selama ini menggunakan jalur darat.

“Karena tidak terjadi shifting angkutan barang dari darat ke laut. Tidak terjadi. Jadi omong doang namanya tol laut itu. Logistic cost gak pengaruh karena tetap 90 persen barang di Indonesia diangkkut lewat truk padahal negara maritim. Sementara di dunia, 70 persen barang diangkut pakai kapal. Padahal seluruh dunia kan bukan negara maritim seperti Indonesia,” tegas Faisal Basri seperti dikutip merdeka (22/11/2018).

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *