Sibuk Pilih Cawapres, Tiga Rakyatnya Temui Ajal Karena Kelaparan di Maluku

Situasi News | Tiga warga meninggal dunia akibat terjadinya kejadian luar biasa bencana kelaparan melanda wilayah pedalaman Pulau Seram, Maluku tepatnya di kaki Gunung Murkele Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Bencana kelaparan melanda warga dari Komunitas Adat Terpencil (KAT), Suku Mausu Ane di Petuanan Negeri Maneo Rendah.

Dari informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Maluku Tengah, ada tiga warga Suku Mausu Ane meninggal dunia akibat kelaparan. Bencana Kelaparan ini telah terjadi sejak tanggal (7/7/2018). Tiga jiwa yang meninggal dua di antaranya adalah balita dan seorang seorang lanjut usia.

BPBD Maluku Tengah menyebutkan, kelaparan terjadi akibat kekurangan bahan makanan. Ada sekitar 170 jiwa warga yang menderita kelaparan.

“Masyarakat yang meninggal dunia tiga orang, satu orang lansia dan dua orang anak balita. Mereka meninggal pada 7 Juli lalu. Kondisi masyarakat mengalami busung lapar dan gangguan kesehatan. Masyarakat mengalami kekurangan bahan pangan,” kata Kepala Seksi Logistik BPBD Maluku Tengah, Syahril Tuakia melalui sambungan telepon lansir Viva, Selasa (24/7/2018).

Jokowi Makan Bersama Ketum Parpol Koalisi Bicara Soal Cawapres

Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan enam ketua umum partai politik koalisi membahas calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan pertemuan selama 4 jam tersebut menyepakati satu nama yang akan mendampingi Jokowi.

Airlangga mengatakan koalisi partai politik pendukung Jokowi sudah solid, yakni PDIP, Golkar, PKB, NasDem, PPP, dan Hanura. Semua ketua umum parpol ini juga sudah menyepakati satu nama cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

 

Jokowi Gelar Pertemuan dengan Ketum Parpol Koalisi

 

“Jadi tadi pembahasan terkait dengan isu-isu terkini dan terkait enam partai yang sudah mendukung Presiden. Pembicaraannya bulat, termasuk terkait dengan kesepakatan wapres,” kata Airlangga saat ditemui seusai pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018).

Dia juga menegaskan partai koalisi menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi mengenai cawapres yang akan dia pilih. Pengumuman mengenai cawapres tersebut juga akan dilakukan Jokowi dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *