Direktur IPO: Kebjakan Kontradiktif, Mudik Dilarang Tapi Pariwisata Dibuka

Situasi News | Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, Pemerintah gagal menghadirkan kebijakan yang adil bagi warga negara.

Dedi merujuk keputusan pemerintah yang melarang mudik 2021. Keputusan itu dinilainya kontradiktif. Karena, di sisi lain pemerintah jutru membuka sektor pariwisata.

“Saat pariwisata dibuka dan tempat perbelanjaan modern dibuka tetapi mudik dilarang, jelas kontradiktif. Dan tidak mencerminkan ketegasan pemerintah dalam mengambil sikap,” terang Dedi, Minggu (28/3).

Dedi justru khawatir kebijakan pelarangan mudik hanya sebatas komoditas politik semata agar seolah-olah Pemerintah terkesan ketat terhadap upaya penanganan pandemi Covid-19.

“Jangan sampai larangan mudik hanya sebagai komoditas politik agar pemerintah seolah-olah telah berupaya,” demikia pngamat politik dari Universitas Telkom dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID.

Diketahui, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebelumnya resmi melarang mudik Lebaran 2021

“Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat,” ujar Muhadjir dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (27/3) kemarin.


SUMBER
 © SITUASINEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *