MEDAN, siTuAsinews.com | Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan sepanjang tahun 2024 telah menggelar 13 Operasi Kepolisian di wilayah hukumnya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setywan dalam rilis akhir tahun 2024, Jumat (27/12/2024) mengatakan, dari 13 operasi tersebut, 2 di antaranya merupakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Toba dan Operasi Lilin Toba.
“Operasi Ketupat digelar dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri dan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Selebihnya Operasi Kewilayahan dengan sandi Operasi Keselaman Toba, Operasi Patuh Toba, Operasi Zebra Toba, Operasi Antik Toba, dan Operasi Sikat Toba.
Lalu Operasi Pekat Toba, Operasi Mantap Brata Toba, Operasi Mantap Praja Toba, dan Operasi Sikat II Toba.
Dijelaskan, Operasi Keselamatan Toba 2024 digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Operasi keselamatan juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Kemudian Operasi Patuh Toba dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Lalu Operasi Zebra Toba 2024 untuk menegakkan aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Operasi Antik Toba memberantas penyalahgunaan peredaran gelap narkotika, dan Operasi Sikat memberantas dan mencegah tindak kriminal.
Operasi Pekat Toba 2024 terkait penegakan hukum tentang minuman keras, senjata tajam/senjata api, bahan peledak ilegal, premanisme, perjudian, prostitusi, narkotika dan yang berkaitan dengan penyakit masyarakat lainnya.
Operasi Mantap Brata untuk mengamankan penyelenggaraan dan tahapan Pemilu, Operasi Mantap Praja dalam rangka pengamanan pilkada serentak, dan Operasi Sikat II untuk menekan kejahatan, terutama pencurian. (iwan)






