Pemuda yang Viral Bawa Bendera saat Demo Masih Ditahan, Ibunda Berikan Kabar Terkini Lutfi Alfiandi

Situasi News | Sosok pemuda yang membawa bendera merah putih saat demo kembali diperbincangkan lantaran masih ditahan polisi.

Lutfi Alfiandi, sempat viral lantaran potret dirinya membawa bendera merah putih saat demo yang dipenuhi gas air mata beredar di media sosial.

Dalam foto karya fotografer Kompas, Garry Andrew Lotulung ini, pemuda yang diketahui berinisial LA ini tampak memegang telepon seluler dan bendera merah putih di kedua tangannya.

Foto ini viral di media sosial dan aplikasi pesan percakapan.

Banyak yang menjadikannya sebagai background di ponsel.

Kemudian pada awal Oktober 2019 lalu, Lutfi Alfiandi justru diamankan oleh pohak Polres Metro Jakarta Barat.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi S Sitepu, seperti diberitakan, Rabu (2/10/2019), mengatakan, LA ditangkap bukan karena pelecehan bendera.

Tidak Ada Kaitannya dengan Pelecehan Bendera

“Diamankan pada saat terjadinya kerusuhan tanggal 30 September 2019. Tidak ada kaitannya dengan pelecehan bendera,” ujar Edi.

Pada saat itu Ia menyebutkan kasus LA tengah didalami.

Hampir dua bulan, Lutfi ternyata masih ditahan.

Hingga kini, Kamis (28/11/2019) warganet Twitter gaungkan tagar BebaskanLuthfi.

 

 

 

 

Ternyata selama ini, sang ibunda kerap membagikan bagaimana kondisi sang anak melalui media sosial Facebook, Nurhayati Sulistya.

 

 

Nurhayati menjelaskan jika Lutfi sempat dipindahkan ke Polres Jakarta Pusat.

 

 

Lalu, pada akhir November ini Lutfi harus dipindahkan ke Salemba.

Potret perpisahan Nurhayari dengan Lutfi pun viral dan mendapat banyak respon dari warganet.

Pesan Nurhayati pada anaknya

 

 

Pada postingan tersebut, Nurhayati meminta sang anak jangan pernah tinggalkan salat.

“Proses pemindahan Lutfi Alfiandi ke Salemba ,jaga diri baik” ya nak jgn tinggalkan sholat ,mmah slalu berdoa yg terbaik buatmu,” tulis akun Nurhayati Sulitya pada 25 November 2019.

Ternyata, pemuda bernama Lutfi tersebut ditangkap polisi lantaran ikut dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPR pada 25 September 2019 segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan, kasus tersebut telah dilimpahkan berkas perkaranya dan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Negeri Jakarta Pusat.

β€œYa berkasnya sudah dikirim ke Kejari,” ujar Tahan saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2019).

Awal Mula Pemuda Berseragam Pelajar yang Fotonya Viral

Terlibat Kerusuhan, Pemuda Berseragam Pelajar yang Fotonya Viral Ini Ditangkap Polisi

Foto seorang pemuda berseragam pelajar yang membawa bendera Merah Putih di tengah kepungan kabut gas air mata, mendadak menjadi viral di media sosial.

Pemuda tersebut ternyata bernama Lutfi Alfiandi (LA). Saat ini, pemuda dengan foto heroik saat kerusuhan di belakan Gedung DPR/MPR tersebut ditangkap pihak kepolisian,

LA ditangkap karena diduga terlibat kerusuhan dalam aksi pelajar yang dilakukan pada 30 September.

“Iya, ada di Polres, masih kita dalami,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi S Sitepu saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).

Foto Ikonik Mendadak Viral

 

LA pegang bendera saat demo mahasiswa
LA pegang bendera saat demo mahasiswa (Kompas.com)

 

Sosok LA menjadi dikenal setelah fotonya mendadak viral di sosial media beberapa waktu lalu.

Foto itu menampilkan seorang pelajar memakai seragam putih dan abu-abu. Dia berada di tengah kepungan kabut gas air mata.

Pelajar itu tampak menyeka matanya sambil menggenggam telepon seluler. Sebuah bendera merah putih tampak ada dalam genggamannya.

Foto tersebut adalah karya fotografer Kompas.com, Garry Andrew Lotulung.

Garry menceritakan foto viral seorang pelajar itu diambilnya pada Rabu (25/9/2019) sore menjelang Maghrib.

Saat itu, situasi sudah semakin tidak kondusif di sekitar Stasiun Palmerah. Massa sudah mulai rusuh sejak siang hari sekitar pukul 14.30. Polisi pun meminta massa untuk membubarkan diri. Namun, massa justru semakin banyak yang memenuhi Jalan Tentara Pelajar.

“Massa waktu itu sudah semakin tidak terkontrol melempar apa saja yang dia pegang ke arah polisi. Mereka juga berusaha menjebol pagar belakang DPR,” ucap Garry.

Akhirnya mulai sore hari, polisi menembakkan gas air mata. Di momen itulah, Garry mengabadikan aksi para pelajar yang kocar-kacir setiap kali ditembak gas air mata.

Posisi Garry waktu itu berada di sekitar pintu perlintasan kereta, 10 meter dari arah kerumunan massa.

Pada saat massa lari menghindari gas air mata, Garry bersiap membidikkan kamera. Massa berlarian ke arahnya.

Salah seorang pemuda yang menyeka mata dengan bendera Merah Putih dalam genggamannya langsung mencolok perhatian. Garry membidik pelajar itu. Foto inilah yang kemudian viral di media sosial.

Aksi massa masih terus ricuh hingga tengah malam. Mulai tengah malam hingga pagi hari esoknya, polisi melakukan “sweeping”. Sebanyak 570 pelajar diamankan polisi.

 

SUMBERΒ Β© SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan