Bendera Tauhid Dibakar di Indonesia, Erdogan Menangis Lalu Berpesan Seperti ini

Situasi News | Insiden pembakaran bendera bertuliskan tauhid oleh oknum Banser menjadi topik hangat di negara-negara Islam. Tak terkecuali Presiden Turki, Erdogan.

Loading...

Dari sumber yang terpercaya, Erdogan bahkan sempat menangis dan menyayangkan pembakaran bendera tauhid di negara Islam terbesar.

“Indonesia negara Islam terbesar di dunia. Yang banyak dijadikan model negara yang sangat toleransi. Tapi mengapa malah terjadi kejadian seperti ini,” ujar Erdogan.

“Semoga ini bukan pertanda kehancuran Islam sekaligus hilangnya Indonesia dari peta dunia. Terkutuklah manusia yang ingin mengadu domba saudara kami di Indonesia,” kecam Presiden Turki tersebut.

Erdogan diketahui aktif dalam menyelesaikan permasalahan di negara-negara muslim. Beberapa waktu lalu, ia bahkan pernah mengajak negara Islam untuk bersatu dan membentuk angkatan perang. Guna membebaskan Palestina dari cengkeraman Israel.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengklaim pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid.

Menurutnya, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU tidak akan membakar jika bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berwarna dasar hitam itu.

“Saya memahami apa yang dilakukan teman-teman itu adalah upaya menjaga kalimat tauhid,” ujar Yaqut, Senin (22/10/2018).

Tinggalkan Balasan