Bukber Balitbang Golkar Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian terhadap Kondisi Bangsa

Nasional199 Dilihat

siTuasiNews.com, Jakarta | Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar menggelar buka puasa bersama dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah, Minggu, 8 Maret 2026 di Ballroom Puri Ratna, Hotel Sahid. Kegiatan ini mengusung tema “Fathu Makkah: Rekonsiliasi Tanpa Balas Dendam.”

Acara diawali dengan penyampaian laporan kepanitiaan oleh Sekretaris Panitia, Ir Agus Wahyudiono, yang menyampaikan, kegiatan buka puasa bersama diselenggarakan sebagai momentum mempererat silaturahmi antar kader, pengurus, dan para undangan yang memiliki perhatian terhadap penguatan peran Balitbang dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi bangsa dan negara.

Selanjutnya, sambutan disampaikan tuan rumah, Hariyadi Budi Santoso yang mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi bangsa yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan.

“Saya merasa terpanggil dengan kondisi bangsa kita yang sekarang sangat tidak baik-baik saja. Sebagai pelaku usaha, saya merasakan langsung dampak situasi tersebut. Karena itu saya melihat di Balitbang Partai Golkar ada banyak hal bisa dilakukan untuk ikut menjaga dan memperkuat bangsa ini,” ujar Hariyadi BS Sukamdani yang juga Penasihat Ahli Balitbang.

BACA JUGA  Pendidik Inspiratif, Denny JA (669)

Sementara, Ketua Balitbang Partai Golkar, Prof Yuddy Chrisnandi, dalam sambutannya menegaskan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk apresiasi kepada para kader yang terus menjaga kebersamaan dan silaturahmi, khususnya di bulan Ramadan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para kader untuk terus bersilaturahmi di bulan Ramadan bersama Partai Golkar. Balitbang ini merupakan bagian integral dari Partai Golkar yang memiliki peran penting dalam memberikan pemikiran dan gagasan bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Aara juga diisi dengan ceramah Ramadan disampaikan Hajriyanto Y Thohari, Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon periode 2019–2025, yang memaparkan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait konflik yang melibatkan Israel dan Iran.

BACA JUGA  Pendidik Inspiratif, Denny JA (669)

Hajriyanto mengajak umat Islam mengambil hikmah dari peristiwa Fathu Makkah, yakni pentingnya rekonsiliasi, persatuan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian dalam menghadapi konflik.

Hadir Ketua Komisi XII DPR RI Dr Bambang Patijaya, Dr Ing Ilham Akbar Habibie, anggota DEN RI Prof (Hon) Satya W Yudha, Prof Bomer Pasaribu, Drs Yasril Ananta Baharuddin, Dr Lili Asdjudiredja, Prof Ganjar Razuni, HE Marsekal Madya TNI (Purn) M Basri Sidehabi SIP, Marsekal Muda TNI ( Purn) Pieter LD Watimena SIP MM MH, Dr Nasir Tamara, Mayjend TNI (Purn) M Lutfhie Witto’eng, Prof (Hon) Henry Indraguna, Amiruddin Asep SH, Dr M Alfan Alfian, Binny B Buchori SS dan SekjenbPPK Kosgoro 1957 M Sabil.(UJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *