Bupati Batu Bara : Penting, Kolaborasi Akademisi dan Alumni KPI Dukung Pembangunan Daerah

Daerah44 Dilihat

siTuAsinews.com, Batu Bara|Bupati Batu Bara H Baharuddin Siagian, S.H, MSi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah saat menghadiri Sambung Rasa dan Temu Alumni Mahasiswa S3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Angkatan 2023 dan Wisudawan 2026 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara (UINSU) di Aula Hotel Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Silaturahim Akademik dalam Mendukung Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Bahagia dan UINSU Medan Mendunia”, ini turut dihadiri Rektor UINSU Prof Dr Nurhayati MAg., Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal SE MAP, Plh Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Batu Bara Ny Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny Leli Syafrizal serta para alumni doktor KPI.

Turut hadir Wakil Rektor IV UINSU Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag, para Majelis Penguji, yakni Prof Dr Hasan Sazali, M.Ag., selaku Promotor yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A., sebagai Co-Promotor, Dr Hasnun Jauhari Ritonga, MA sebagai Penguji, serta Prof Dr Candra Wijaya MPd sebagai Penguji Lintas Disiplin.

Selanjutnya Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UINSU Dr Ibnu Sa’dan MPd, para Wakil Dekan I, II, dan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Ketua Program Studi S3 KPI Dr Ahmad Sampurna MA serta para Kepala Bagian Tata Usaha di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

BACA JUGA  INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menekankan, kolaborasi yang efektif harus melibatkan seluruh elemen tanpa sekat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan kalangan akademisi menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi yang baik adalah ketika semua pihak terlibat tanpa sekat, sehingga komunikasi dapat berjalan efektif. Pemerintah akan lebih optimal jika didukung oleh kontribusi akademisi,” ujarnya.

Bupati Baharuddin juga menyampaikan kebanggaannya terhadap para alumni Universitas Islam Negeri yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan temu alumni tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk memperkuat jaringan intelektual, berbagi pengalaman, serta merumuskan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan dunia.

Sebagai alumni doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam, lanjutnya, para lulusan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui berbagai media dan platform komunikasi.

BACA JUGA  INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat

“Di era digital saat ini, tantangan komunikasi semakin kompleks, mulai dari maraknya hoaks, disinformasi, hingga polarisasi sosial. Karena itu, diperlukan komunikator yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” tegasnya.

Bupati Baharuddin juga mengajak seluruh alumni untuk mempererat ukhuwah, berbagi gagasan, membangun kolaborasi, serta memperkuat peran sebagai komunikator Islam yang profesional.

Ia berharap momentum ini dapat melahirkan langkah konkret, seperti kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, program pengabdian kepada masyarakat, pengembangan media dakwah yang inovatif, serta pembinaan generasi muda di bidang komunikasi Islam.

Sementara itu, Rektor UINSU Prof Nurhayati, dalam sambutannya mengingatkan para alumni untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelayanan yang baik akan selalu dikenang. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya, “ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UINSU juga menyerahkan medali kepada para alumni S3 KPI Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik mereka.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon mangrove di Pantai Sejarah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. (Susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *