Dukung Optimalisasi MEF, Komisi I DPR RI Panggil Panglima TNI dan Menhan

Situasi News | Jakarta, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha mengatakan bahwa dalam rapat bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai bentuk dukungan mencapai gagasan pelaksanaan Minimum Essential Force (MEF) secara utuh.

Loading...

“Komisi I DPR mendukung adanya gagasan panglima dan Menhan agar anggaran yang diperoleh bisa mencapai MEF secara utuh, sementara saat ini anggaran yang didapat masih jauh dari MEF,” kata Satya di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (5/9/2018).

Ia berpendapat, perlu anggaran yang cukup dalam rangka menunjang pelaksanaan MEF secara optimal.

“MEF bisa dicapai kalau anggaran di atas Rp200 triliun, sementara pagu anggaran sekarang sekitar Rp 106 triliun. Kalau pun naik palingan hanya Rp107 triliun saja,” sebut politikus Golkar itu.

Satya juga mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan Panglima maupun Menhan berpatokan pada ketentuan presiden saat pembacaan nota keuangan beberapa waktu lalu.

“Yang disampaikan para menteri dan kepala staf tidak boleh lebih apa yang dibacakan presiden di nota keuangan, tapi kami lihat postur anggaran yang disampaikan itu tidak ideal karena idealnya mencapai MEF, untuk mencapai MEF maka nilai anggarannya sekitar Rp200 triliun lebih,” paparnya.

Masih dikatakan dia, kalau melihat kemajuan di masing-masing kepala staf itu, pencapaian pelaksanaan MEF saat ini masih sekitar 60 persen saja. “Jadi ini pilihan bagi negara apakah bentuk postur anggaran ideal atau kurang, kalau anggaran ideal maka harus dinaikan (anggarannya) agar MEF bisa dicapai (100 persen),” pungkas Satya. (nov)

Tinggalkan Balasan