Galang Dana Untuk Asmat Papua, Ketua BEM UI Kumpulkan 150 Juta

Situasi News | Zaadit Taqwa, Ketua BEM UI rupanya tak hanya mengkritik Presiden Jokowi soal Asmat lewat aksi “kartu kuning” pada acara Dies Natalis UI, pada hari Jumat, (02/02/2018) lalu. Ia juga menggalang dana untuk masalah gizi buruk dan wabah campak di Asmat Papua tersebut.

Loading...

Hingga saat ini penggalangan dana oleh Zaadit telah berhasil mengumpulkan sekitar 154 Juta Rupiah. Nominal tersebut, diperoleh dari sebanyak 979 donatur melalui Kitabisa.com, yaitu laman penggalangan dana secara online

Pada laman tersebut Zaadit mengaku terenyuh mendengar dan menyaksikan pemberitaan gizi buruk dan wabah campak yang menimpa masyarakat Asmat, Papua. Oleh sebab itu, dirinya bersama di BEM UI serta BEM Fakultas Se-UI menamakan GABRUK! (Gerakan Asmat Bebas Gizi Buruk), berharap dukungan untuk masyarakat Asmat, Papua.

“Sekarang, Ayo kita bersatu dan tunjukkan bahwa kita semua bersama Papua. Kita semua bisa saling berbagi kepada suadara-saudara kita di Asmat, Papua,” ucapnya.

Menurut mahasiswa Program Studi Fisika ini, dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan kepada para korban. Bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas kita untuk rakyat Papua.

Dari data pemerintah daerah setempat, tercatat 71 anak meninggal dunia terkena wabah campak dan gizi buruk sejak September 2017 hingga saat ini. Selain itu data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, terdapat 144 anak menderita gizi buruk di Asmat dan 646 anak terkena wabah campak. Sementara, ditemukan pula 25 anak suspek campak serta empat anak yang terkena campak dan gizi buruk.

Bagi kamu yang ingin bergabung bersama Zaadit membantu masyarakat Asmat, Papua, dapat membuka laman https://kitabisa.com/donasiasmat. (Qie)

Tinggalkan Balasan