Kepergok Patroli TNI AL, Ternyata China Kirim Kapal Perang Fregat Raksasa Jiangkai Class ke Natuna Utara

Situasi News | Di tengah badai virus Corona di negaranya, nyatanya kelakuan Coast Guard China masih seenak jidat.

Loading...

Bukannya mengurusi negaranya yang sedang penyakitan, badan keamanan laut negeri Tirai Bambu tersebut masih melakukan tindakan pengawalan terhadap kapal nelayan mereka yang melakukan ilegal fishing di perairan Natuna Utara.

Mengutip akun instagram @puspenerbal, Selasa (4/2/2020) pada tanggal 29 Januari 2020 lalu satu buah kapal coast guard China terdeteksi berkeliaran di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna Utara.

Selain kapal coast guard China, disana juga ada kapal pemerintah Vietnam namun negeri Nguyen tak memasuki ZEE Indonesia dan hanya berada di batas kontinen.

Awal diketahuinya coast guard China ini ketika pesawat CN-235 MPA TNI AL melakukan patroli udara di perairan Natuna.

Kapal-kapal Vietnam lantas terpantau karena mereka menyalakan Automatic Identification System (AIS) yang menunjukkan posisi mereka kepada aparat Indonesia.

Namun berbeda dengan coast guard China.

Mereka malah mematikan perangkat AIS tersebut agar tak diketahui keberadaannya oleh patroli TNI AL.

Loading...

Mengira sudah aman, aksi sembunyi-sembunyi coast guard China ini malah kepergok dengan jelas oleh CN-235 MPA TNI AL.

Dengan dibekali radar Surveillance canggihnya, CN-235 MPA dari jarak 222 km sudah mengetahui dengan jelas dimana coast guard China itu ‘bersembunyi’

Tak menunggu lama kapal perang TNI AL bersama pesawat tersebut langsung datang menyatroni keberadaan coast guard China untuk melaksanakan identifikasi visual.

Benar saja ketika sampai di sasaran, satu unit kapal coast guard China dengan nomor lambung CCG-5305 sedang mengawal kapal-kapal nelayan mereka sedang mencuri ikan di ZEE Indonesia.

Bukan hanya itu, dalam postingan Puspenerbal juga nampak satu unit fregat besar Type 054A Jiangkai Class wara-wiri di sekitaran Natuna Utara.

Mendapati hal ini TNI AL perlu mewaspadai keberadaan fregat tersebut karena merupakan kapal tempur garis depan AL China.

Maka TNI AL menempatkan beberapa unsur KRI-nya di titik tersebut untuk berjaga-jaga jika Jiangkai class AL China macam-macam.

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan