Ketua Parmusi Sumut Ali Amran Tanjung : Demi Kemanusiaan, Pemerintah Harus Buka Pintu Internasional Bantu Bencana Sumatera

Nasional59 Dilihat

situasinews.com,Medan | Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Sumatera Utara menegaskan,  pemerintah pusat harus segera membuka pintu bantuan internasional untuk menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Aceh.

Ketua PW Parmusi Sumut Dr Ali Amran Tanjung SH MHum mengemukakan hal itu, Kamis (18/12/2025), menyusul kondisi kemanusiaan di lokasi bencana, yang dinilainya semakin mengkhawatirkan.

Ali Amran menilai penanganan bencana banjir bandang di Aceh sejauh ini belum sebanding dengan besarnya kerusakan dan penderitaan masyarakat. Banyak wilayah masih terisolasi, akses logistik terbatas, dan sebagian korban belum sepenuhnya terjangkau tim penyelamat.

“Pemerintah harus segera membuka pintu bantuan internasional. Ini soal kemanusiaan. Jika penderitaan rakyat dibiarkan berlarut, dampak sosialnya bisa sangat serius,” tegas Ali Amran dalam pernyataannya.

BACA JUGA  Kolaborasi Inalum dan PJT 1 untuk Konservasi Air, Hutan, dan Masa Depan Danau Toba

Senior KAHMI Sumut ini juga mengingatkan bahwa Aceh memiliki sejarah panjang konflik. Karena itu, menurutnya, negara tidak boleh abai terhadap penderitaan masyarakat di daerah tersebut.

“Masyarakat Aceh tentu tidak menginginkan konflik. Tapi jika mereka merasa ditinggalkan dan terus menderita, bukan tidak mungkin luka lama akan kembali terbuka,” ujarnya.

Ia menekankan, kehadiran negara secara cepat dan nyata menjadi kunci menjaga kepercayaan publik, terutama di wilayah yang memiliki pengalaman historis sensitif.

URGENSI

Lebih jauh Ali Amran yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga mengatakan, bantuan internasional sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan darurat.

Di antaranya dalam upaya menjangkau korban yang belum terselamatkan, membuka akses ke wilayah terisolasi, mempercepat distribusi logistik dan layanan kesehatan serta mencegah potensi wabah penyakit dan krisis pangan pascabencana.

BACA JUGA  Kolaborasi Inalum dan PJT 1 untuk Konservasi Air, Hutan, dan Masa Depan Danau Toba

“Kita tentu tidak menginginkan korban terus bertambah hanya karena keterlambatan bantuan atau keterbatasan sumber daya,” ujarnya.

Dia juga mendesak pemerintah pusat agar meningkatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus membuka ruang kerja sama kemanusiaan dengan negara sahabat dan lembaga internasional.

Parmusi, tambah Ali Amran, berharap Presiden Prabowo Subianto segera mengambil keputusan strategis untuk membuka akses bantuan internasional dan memaksimalkan penanganan bencana, demi mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.(UJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *