KONI Pusat Buka Peluang NTT Jadi Tuan Rumah PON

Situasi News | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat dalam Rapat Koordinasi Tekhnis (Rakornis) Kamis (25/1/2018) lalu, menyepakati untuk membuka peluang bagi provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

Loading...

“Ini mulai terbuka hasil Rakornis kemarin disepakati bahwa NTT berpeluang menjadi tuan rumah bersama Bali dan NTB pada PON 2024 bisa dilaksanakan di dua provinsi atau lebih,”kata ketua KONI NTT Andrew Kore, Sabtu (27/1/2018).

Ia menjelaskan, surat dari Menpora RI dengan nomor S.12.18.1/MENPORA /SET/XII/2017 tanggal 18 Desember 2017 perihal penyelenggara PON, intinya meminta saran dan usul dari Gubernur dan Bupati/Walikota dan KONI se-Indonesia terkait penyelenggara PON yang digelar dua tahun sekali.

“Ini yang menjadi pembahasan utama dalam Rakornis kemarin terkait usulan Menpora untuk diadakan dua tahun sekali, hal itu mendapat sambutan positif dari seluruh KONI,”ujarnya.

Menurut Andrew, jika adanya kesepakatan bersama bahwa tuan rumah PON bisa dua provinsi atau lebih tentu akan menjadi celah dimanfaatkan provinsi NTT untuk berjuang agar bisa menjadi tuan rumah bersama Bali dan NTB pada PON 2024 mendatang dengan menggelar pertandingan beberapa cabang.

“Tapi persoalannya ada peraturan pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2007 tentang penyelenggara pekan dan kejuaraan olahraga yang mengatur bahwa tuan rumah PON dibatasi dua provinsi, karna ada beberapa ayat yang diubah menjadi dua provinsi atau lebih,”ungkapnya.

Lanjut dia, terkait dengan Rakornis itu, ia memastikan bahwa masa bhakti KONI NTT 2017-2021 dipastikan akan dilantik oleh ketua KONI Pusat sedangkan jadwalnya akan ditetapkan pada tanggal 15 Februari 2018 mendatang.

“Kalau SK pengurus sudah ditandatangani ketua umum KONI, jadi pelantikannya di tanggal 15 Februari mendatang,”terangnya. (Bud)

Tinggalkan Balasan