Kritikus Anies Bilang Jalan Amblas ini Jalannya Jakarta, Ternyata…..

Situasi News | Kritikus Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga selebtwit bernama Fawzie menilai kesombongan Anies soal Jakarta tidak longsor langsung dijawab dengan adanya peristiwa amblasnya salah satu jalan.

Loading...

“Pernyataan @aniesbaswedan yg menyebut beruntung Jakarta tidak longsor. Langsung dijawab dg amblasnya salah satu jalan,” kata dia pada Senin (13/1/2020).

“Kata @aagym jdi pemimpin tdk boleh takabur,sombong dan harus rendah hati..ayo teruskan kesombonganmu,” kata dia menambahkan.

Anies Baswedan sebelumnya mengklaim bencana banjir yang terjadi sejak Rabu, 1 Januari 2020 lalu tidak sampai melumpuhkan Ibu Kota.

“Di Jakarta ini, Alhamdulillah, gedung hilang tidak ada, rumah longsor tidak ada, jalan rusak tidak ada, betul ya?” ujar Anies di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020) lalu.

Rupanya lubang amblas tersebut bukan di jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, melainkan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Tangerang.

Informasi tersebut disampaikan laman About Tangerang melalui laman media sosial.

Terdapat sebuah lubang raksasa di Jalan Daan Mogot tepatnya di bawah jembatan penyeberantan orang SDN Inpres Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Lubang jalan sejak hari Sabtu (11/1/2020) tersebut sempat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas di jalan tersebut.

Beruntung lubang tersebut berada di pinggir jalan bukan di tengah jalan sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas lalu lintas.

“Itu karena jalan amblas, lebarnya sekitar tiga meter dengan kedalaman sekirar 2,5 meter,” kata Wakapolsek Tangerang, AKP Sarbini pada Minggu (12/1/2020).

Beruntung, jalan yang tiba-tiba amblas tersebut tidak memakan korban luka atau korban jiwa karena langsung dipasang pagar pembatas oleh petugas.

Sarbini menerangkan, kemungkinan jalan tersebut bisa amblas karena curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini.

Ditambah, aktivitas kendaraan yang lewat di jalan Daan Mogot tersebut tergolong tinggi juga.
.
“Diduga pada saat curah hujan tinggi dinding drainase yang melintang di bawah Jalan Daan Mogot tidak kuat menahan debit air yang tinggi,” terang Sarbini.

Sehinggi, dinding drainase terdorong oleh arus air yang kencang menyebabkan jalan amblas dan berlubang.

Namun, Sarbini melanjutkan kalau jalan tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.
.
“Menurut Dinas PUPR Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot merulakan kuasa tingkat nasional,” ucap Sarbini.

Pengendara pun diimbau untuk memperhatikan marka jalan dan pagar pembatas lubang agar tidak terperosok ke dalam lubang.

Hingga saat ini, Polsek Tangerang masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungangan dan PUPR Kota Tangerang soal penanggulangan lubang tersebut.

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

 

Tinggalkan Balasan