Lakukan Kunker, Novita Gerindra Akan Perjuangkan Kebutuhan Basarnas Cilacap

Situasi News | Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti mengatakan bahwa Basarnas perlu mendapatkan perhatian lebih dari semua pemangku kebijakan, terutama dalam segi kebutuhan anggarannya.

Loading...

Sebab saat ini, sambung dia, di tengah maraknya bencana alam yang terjadi, Basarnas masih menjadi andalan dan garda terdepan dalam upaya penanganan bencana.

“Basarnas adalah garda terdepan, ketika ada bencana pastinya Basarnas yang paling di andalkan oleh masyarakat, baik kejadian di danau, di laut, atau darat, semua menjadi tanggung jawab Basarnas,” kata Novita dalam rangakaian kunjungan kerja (Kunker) Komisi V DPR, di Kantor Basarnas, Kabupaten Cilacap, Kamis (12/11).

“Memang secara pribadi saya ingin mensuport Basarnas dan memang juga ada perintah dari fraksi (Gerindra) saya untuk mengusulkan terkait dengan anggaran bagi kebutuhan Basarnas,” tambahnya.

Dalam kesempatannya itu, Novita meminta kepada seluruh jajaran Basarnas, khususnya di Kabupaten Cilacap untuk tetap menjaga api semangatnya di tengah keterbatasan anggaran ataupun kebutuhannya.

Tentunya, sambung dia, dengan tetap optimal memberikan pelayanan penanganan bencana kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan mohon maaf kalau saya belum bisa sepenuhnya membantu memenuhi kebutuhan yang di perlukan oleh Basarnas, mudah-mudahan bapak bapak tetap semangat menjalankan tugasnya walaupun peralatan peralatan masih seadanya,” sebut legislator dari Dapil Putwokerto-Cilacap itu.

Kendati demikian, Novita akan tetap memperjuangkan kebutuhan sebagaimana yang diperlukan Basarnas kedepannya.

“Insya Allah ke depan kalau memang saya masih di DPR RI saya berjanji akan perjuangkan agar dapat terealisasi untuk membantu Basarnas, Saya sangat senang bisa kembali berkunjung ke kantor Basarnas,” ungkap dia sembari menjelaskan kedatanganya didampingi ketua fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Cilacap.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Kabupaten Cilacap, I Nyoman Sidakarya menyampaikan bahwa saat ini masih kekurangan personil.

“Kita sangat kekurangan pegawai pada tahun ini. Saya sampaikan untuk jumlah pegawai yang ada di kantor saat ini jumlahnya 25 Orang, yang terdiri dari empat pejabat struktural dan 20 orang pegawai fungsional rescue kemudian satu orang pegawai Anak Buah Kapal (ABK),” papar I Nyoman.

Bahkan, lanjut dia, “untuk tahun ini kita cuma mendapat 5 Pegawai fungsional rescue baru formasi tahun 2019 yang rencananya pertanggal 1 Desamber 2020 sudah di tempatkan di Cilacap,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap ke depan ada penambahan bantuan pegawai baru.”Harapan saya ada penambahan pegawai baru atau pindahan dari suatu daerah yang formasinya untuk pegawai komunikasi, keuangan atau barang dan jasa yang sangat di butuhkan di kantor kami Basarnas Kabupanten Cilacap,” pungkas dia. (Nov/SN)

Tinggalkan Balasan