Main-Main dengan Muhammadiyah, Ini Akibat Fatal yang Akan Diterima Rezim

Situasi News | “Bung Karno kader Muhammadiyah. Jenderal Soedirman kader Muhammadiyah. Pak Harto walaupun tidak tercatat sebagai kader, dia dibesarkan di sekolah Muhammadiyah.

Loading...

Sekarang rezim mau main-main dengan Muhammadiyah ?” demikian kata aktivis media sosial Aldhira pada Ahad (25/11/2018).

Sementara aktivis media sosial lain bernama Hamka menyebutkan bahwa rezim Jokowi melakukan blunder besar.

“Jokowi Blunder besar, awalnya saya sih ga yakin suara Muhammadiyah solid ke PS-SU,” kata dia pada Sabtu (24/11/2018).

Dengan kejadian yang menimpa jubir pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Simanjutak, maka justru akan terjadi perubahan.

“Jadi yakin mayoritas suara Muhammadiyah ke PS-SU. Mereka solid klo dlm menghadapi masalah kaya gini, disana itu semboyannya : “HIDUPI MUHAMMADIYAH, BUKAN CARI HIDUP DI MUHAMMADIYAH”,” tulis Hamka.

Diketahui Dahnil yang juga Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah difitnah mengembalikan uang sejumlah Rp2 miliar terkait kasus dugaan penyelewengan dana atau acara kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia.

Menanggapi fitnah itu, Dahnil mengatakan, “Bukan saya yang mengembalikan uang, tapi panitia Pemuda Muhammadiyah, karena mereka merasa kontrak batal secara hukum,” kata dia pada Sabtu (24/11/2018).

“Pernyataan polisi di media terkait dengan ada tandatangan saya dilaporan kegiatan Kemah Pemuda, saya perlu klarifikasi, di BAP saya menyatakan, saya tidak tahu menahu ada tandatangan tersebut, karena tanda tangan disitu adalah hasil Scan,” kata dia menambahkan.

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan