MEDAN, situasinews.com | Klub sepatu roda Medan Inline Skate (MIS) Medan, Sumatera Utara secara resmi melepas atletnasnya Muhammad Lutfi Kamil Siregar yang akan bertanding mewakili Indonesia di Kejuaraan Asia di Kota Jecheon Chungcheongbuk-do, Korea Selatan, 23-30 Juli 2025 mendatang. Tak ada target disampaikan, tetapi semangat tetap diembuskan.
Ketua MIS Medan, H. Sunyoto didampingi Head Coach Dewantara Pandji Prasetyo dan sejumlah pengurus klub meminta atletnasnya Lutfi untuk mersiapkan diri dengan baik, siapkan fisik, siapkan mental, siapkan diri untuk bertanding dan berharapan bisa berhasil dan menang dan pulang membawa medali.
Kendati akan bertanding melawan para atlet terbaik Asia, Sunyoto berpesan agar atletnas Lutfi Kamil Siregar selalu optimistis.
”Bertandinglah dengan penuh semangat dan kamu (Lutfi) pasti tahu apa yang diinginkan. Adik-adik di klub menginginkan Bendera Merah Putih dan Bendera MIS Medan berkibar di arena Jecheon,” tambahnya.
Bagi-bagi Bonus
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MIS Medan, H. Sunyoto didampingi pihak sponsor juga memberikan bonus uang pembinaan kepada para atletnya yang telah berhasil menjadi juara umum kategori Speed pada kejuaraan sepatu roda tingkat nasional “Pariaman Open Piala Wali Kota Pariaman 2025”.
Alhamdulillah, semua anak-anak yang ikut lomba ke Pariaman kebagian rezeki. Semoga tambah semangat latihannya dan jangan cuma latihannya aja. Yang semangat, ya ikut lombanya juga semangat, biar kompak selalu.
Sementara itu dikutip dari mistar.id, Head Coach MIS Medan Dewantara Pandji Prasetyo dan team pelatih lainnya berharap dengan prestasi yang diraih oleh skuad asuhannya bisa menambah semangat menghadapi kejuaraan berikutnya.
“Harapan saya dan pelatih Heru Suganda, kami berdua dari kepelatihan berharap agar semoga event kali ini sebagai pemantik semangat bagi para atlet Medan Inline Skate. Atlet bisa terus konsisten berlatih dan bisa selevel dengan atlet-atlet di luar Sumatera. Target event kami selanjutnya adalah V3 Open di akhir Agustus dan Piala Surono di akhir tahun,” tuturnya.
Dikatakan, bertanding di arena Sepatu Roda Pantai Cermin Kota Pariaman, Pandji mengaku terkesan dengan suasananya. Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor para atlet bisa lebih semangat selama bertanding.
“Kejuaraannya menyenangkan karena tempat pertandingan persis di samping pantai. Jadi, rasanya kayak liburan bagi para atlet setelah penat berlatih berbulan-bulan selama di Medan. Berbicara kekurangan dari sisi pelaksanaan lomba, saya bisa memaklumi. Harapan saya, panitia kejuaraan ini bisa improve di next event. Mulai dari pengaturan race list, timing system dan juri-juri nya,” katanya. (*)






