Saat Kita Makan Enak dan Tidur Nyenyak, Ini Kejadian Mengenaskan yang Dialami Muslim Uyghur

Situasi News | Saat kita, Muslim Indonesia, bisa makan enak dan tidur nyenyak bahkan sering kali melakukan perjalanan liburan, ada kejadian perih dan mengenaskan yang dialami jutaan Muslim Uyghur di Xinjiang, China.

Loading...

Dunia bungkam. Tak banyak yang tahu. Pemerintah pun ditekan untuk tidak terlalu ikut campur.

“Para tahanan yang menolak atau jika ada yang melawan, siksaan akan diberikan kepada mereka. Kuku ditarik, gigi dicopot. Mereka menggunakan ular untuk melakukan interogasi. Mereka dipukuli hingga tewas.” kata Aktivis Kemanusiaan, Aydin Anwar seperti dilansir Cordova Media.

Siksaan tak sebatas itu. Ada jenis siksaan lain, seperti ‘kursi harimau’ dan juga tindakan penghapusan etnis (genosida) yang disebut sterilisasi.

“Mereka disterilisasi, sebuah metode yang digunakan dalam genosida. Mereka dipaksa duduk si sebuah kursi yang diberi nama ‘kursi harimau’, dimana mereka dicecar selama berjam-jam, dan terkadang dikurung seorang diri.” lanjut Aydin.

Dipaksa Ateis

Jutaan Muslim Uyghur diletakkan di kamp-kamp konsentrasi. Selain dilarang melakukan ibadah dan diberi siksaan ketika melanggar, Muslim Uyghur juga dipaksa meneriakkan yel-yel bernada komunis dan dukungan penuh kepada Presiden dan Negara China.

“Saat ini China menahan lebih dari 1 juta Muslim Uyghur dan etnis Turk lainnya di kamp-kamp konsentrasi. Mereka dipaksa untuk mencela Islam, mengadopsi ateisme dan berjanji untuk setia pada negara China. “

“Di sel-sel yang penuh dan sesak, mereka dipaksa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengulang-ulang perkataan; ‘Tidak ada yang namanya agama!’, ‘Hidup negara China!’ atau ‘Hidup Presiden China, Xi Jinping!'” tegas Aydin.

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan