Tak Ada Jeruk Makan Jeruk, Polrestabes Medan Tegas Tanpa Pandang Bulu Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Headline, Medan141 Dilihat

MEDAN, situasinews.com | Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasat Lantas) Polrestabes Medan Kompol Budiono Saputro memastikan pihaknya bakal menindak tegas pengendara yang melanggar tanpa pandang bulu.

Hal tersebut sebagaimana perintah dari Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum dan Kasat Lantas AKBP I Made Parwita.

“Bapak Kapolrestabes dan Kasat berpesan agar tetap melakukan pemeriksaan dan penindakan tegas terhadap pengendara yang melanggar tanpa pandang bulu,” tegas Kompol Budi saat ditemui di kantornya, Jumat (18/7/2025).

Menurut Budi, penindakan yang dilakukan personelnya di Jalan Irian Barat, Medan Timur pada Kamis (17/7/2025) lalu adalah bentuk komitmen terhadap penegakan hukum, tanpa pandang bulu.

Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas itu sempat viral di media sosial, bahkan di video tersebut memperlihatkan aksi polisi tilang polisi.

“Pelanggaran lalu lintas tersebut terjadi saat pihaknya sedang melakukan patroli rutin dalam rangka Operasi Patuh Toba 2025. Itu yang ditilang bukan anggota Polri, tapi keluarga anggota Polri,” kata Kompol Budi.

Jadi tidak ada “jeruk memakan jeruk”. Meski demikian, kami juga tidak memilah-milah. Siapa pun yang melanggar, termasuk keluarga polisi, tetap kami tindak,” tegasnya.

Melawan Arus dan Tak Pakai Helm

Peristiwa itu bermula ketika petugas Satlantas melihat seorang pengendara sepeda motor dengan plat nomor BK 2333 FY melawan arah tanpa mengenakan helm.

Setelah diberhentikan dan diperiksa, pengendara tersebut juga diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Ini pelanggaran yang menjadi prioritas dalam Ops Patuh Toba 2025. Kami fokus terhadap pengendara yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” ucap Kompol Budiono.

Perdebatan dengan Anggota Polsek: Sudah Diselesaikan

Terkait adanya perdebatan di lapangan antara petugas Satlantas dan anggota Polsek Medan Timur yang terekam dalam video viral, Kompol Budiono menjelaskan bahwa situasi tersebut telah ditangani dengan baik.

Pelanggar yang diketahui bernama Aldi adalah keluarga dari anggota polisi berinisial Aipda DS.

“Ada sedikit perdebatan biasa di lapangan. Tapi akhirnya anggota Polsek Medan Timur bisa menerima bahwa keluarganya memang melakukan pelanggaran,” tutur Budiono.

Budiono menegaskan bahwa dalam penegakan hukum lalu lintas, pihaknya tidak akan bersikap diskriminatif, termasuk terhadap sesama aparat atau keluarganya.

“Kami tidak akan tebang pilih. Bahkan jika anggota Polri sendiri melanggar lalu lintas, tetap akan kami tindak sesuai prosedur,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *