“Takut Kalah Gak Mau Cuti” Menggema di Sosmed

Situasi News | Di media sosial hari ini, tanda pagar #TakutKalahGakMauCuti trending topic.

“Mewahnya fasilitas kampanye petahana, bisa jadi presiden, bisa jadi capres,” kata warganet Mirza Jaya dengan #TakutKalahGakMauCuti.

Segala daya upaya di kerahkan. Kartu2 sakti pun sdh di lempar. Katanya taat kpd hukum & peraturan/ UU, ada yg ga mw ambil cuti. 😜 kekalahan sdh d depan mata. #TakutKalahGakMauCuti tulis akun @RajaPurwa

Hal tersebut ditegaskan oleh Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Mekanisme cuti bagi capres pejawat, kata dia, akan diatur lebih rinci dalam peraturan KPU (PKPU) setelah pemerintah selesai membuat peraturan pemerintah (PP). PP tersebut akan disinkronisasi untuk memperbaharui isi PKPU mengenai kampanye.

“Sudah disepakati. Jadi pemerintah sedang menyusun PP terkait mekanisme cuti,” di Jakarta, Selasa (3/4/2019) tahun lalu.

Presiden yang menjadi capres pejawat dapat mengatur jadwal kampanyenya secara fleksibel. Misalnya, capres pejawat dapat mengambil cuti hanya dalam hitungan jam. Apabila hanya ingin berkampanye selama 4 jam, maka capres petahana boleh mengambil cuti hanya selama 4 jam dan lanjut bekerja sebagai presiden.

“Ya terserah presiden mau cuti kapan, misalnya dalam satu hari, hari Rabu misalnya saya mau kampanye dua jam, kan boleh,” ujar Wahyu.

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan