Tifatul Sembiring Ke Gerindra: Sekali Lancung, Seumur Hidup Orang Tidak Akan Percaya

Situasi News | Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyimpan kekecewaan yang mendalam terhadap Partai Gerindra. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu mulai labil setelah masuk koalisi pemeritahan Jokowi dan Maruf Amin.

Loading...

Masih membekas di hati PKS, pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta yang memilih Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menjadi wagub terpilih berdasarkan hasil voting yang digelar DPRD DKI pada Senin (6/4).

Dalam voting itu praktis hanya Fraksi PKS yang mendukung dan itu terlihat dari jumlah suara yang didapat 17 atau hanya mendapat tambahan satu kursi dari 16 anggota DPRD dari PKS di DKI. Sementara Gerindra sendiri 19 kursi di DPRD DKI.

PKS pantas kecewa, dan cerita pilu pemilihan wagub DKI masih akan membekas di hati PKS.

Pasalnya, sedari awal Sandiaga Uno menanggalkan jabatan tersebut untuk ikut Pilpres 2019, PKS merupakan partai yang dijanjikan akan mengambil alih kursi. Sandi bahkan sudah memberikan garansi tidak ada diskusi Wakil Gubernur DKI dari PKS

Dipertegas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo tegas menyatakan bahwa jatah wagub adalah milik PKS.

Baca juga: Mengingat Janji Prabowo, Wagub DKI Jatah PKS

Yang terjadi bertolak belakang. PKS sempat mengajukan dua nama sebagai calon yaitu Achmad Syaiku dan Agung Yulianto.

Tapi pengajuan itu seolah diabaikan oleh DPRD DKI, termasuk Gerindra sebagai koalisi.

Pada akhirnya, dengan alasan deadlock, pengajuan nama diulang.

Kali ini, Gerindra menyumbang satu nama dan PKS juga satu nama. Gerindra mengajukan A. Riza Patria dan PKS memunculkan nama Nurmansjah Lubis.

Kini Riza Patria resmi terpilih sebagai pendamping Anies Baswedan. Sementara PKS gigit jari.

Baca juga: Sandi Ucapkan Selamat ke Wagub DKI Riza Patria, Publik: Katanya Jatah PKS?

Atas peristiwa itu, Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring pun bereaksi.

Mantan Presiden PKS ini mengeluarkan komentar keras di akun Twitter pribadinya saat menanggapi sebuah berita mengenai kemenangan Riza Patria.

“Memang kalau dari awal udah nggak niat, susah,” sindirnya, Selasa (7/4).

Seolah melemparkan sumpah serapah, mantan Menkominfo ini menegaskan bahwa siapa yang sekali menipu, maka publik tidak akan percaya untuk selamanya.

“Sekali lancung (menipu) ke ujian, seumur hidup orang tak kan percaya,” demikian Tifatul Sembiring.

 

 

 

SUMBER © SITUASINEWS.COM

Tinggalkan Balasan